Kliksaya

saya ingat ketika dulu majalah playboy datang ke Indonesia dan hadir melengkapi media pornografi..........
Bukan siapa-siapa yang mencegahnya, bukan pula pak SBY, bukan pula pak Adnan Buyung, bukan pula barisan GP Anshor, Bukan pula laskar Pemuda Partai, bukan pula laskar mahasiswa Muslim, bukan pula polisi yang sepatutnya mematuhi sila ke 1 Ketuhanan Yang maha Esa, Bukan pula mahkamah Agung, tapi barisan FPI lah yang berani memperingatkan dan bertindak menghentikan Playboy di negeri ini. Kita memang negara hukum tapi apakah hukum tu tidak punya agama dan tata krama. wajar saja bila mereka dulu bertindak anarkis karena masalah akhlak manusia indonesia yang berjuta-juta yang mereka perjuangkan seandainya majalah tersebut timbul dan eksistensidi Indonesia dan berarti Indonesia adalah negara sekuler bukan lagi negara berketuhanan.
Saya ingat ketika para polisi hanya bisa mengingatkan tanpa memberlakukan kafe-kafe dan hiburan maksiat di bulan ramadhan............................ siapa yang pertama kali bergerak tanpa diperintah demi memuliakan bulan ramadhan tersebut kalau bukan FPI dan kroni-kroninya. Ketika pemilihan daerah berlangsung disetiap kota mereka selalu berteriak pendidikan murah, pelayanan kesehatan gratis, perhatian terhadap kaum buruh dan sebagainya tapi tidak ada satu partaipun yang menkampanyekan tentang berketuhanan, beribadah, dan peningkatan akhlak. Mereka lupa bangsa ini sudah terlalu jauh untuk sebuah akhlak. beberapa hari yang lalu sebuah surat kabar nasional menyebutkan "Negara tidak boleh kalah". Sepatutnya menurut saya kata-kata tersebut harus dipikir dan dimasak ulang dengan suhu 1000 derajat agar mereka tahu negara ini telah kalah dari dulu mulai dari kekayaan, kalah akhlak, kalah berkepribadian, kalah akan keadilan hukum dan lain-lain untuk itulah saya berani mengatakan selama ini FPI telah berjuang secaranahi Mungkar untuk menegakkan dan membela Islam dan suatu kesalahan besar apabila membubarkan FPI......


Penjelasan terhadap Foto Munarman Sedang Mencekik

Fotografer: Ari Saputra
Panglima Komando Laskar Islam (KLI) Munarman menggelar jumpa pers di markas FPI, Jakarta. Ia mengatakan yang dicekiknya bukan massa AKKBB, tetapi massa FPI sendiri. Pemuda yang dicekik pun hadir dalam jumpa pers tersebut.



Dalam jumpa pers tersebut, pemuda yang dicekik Munarman pada foto yang disebarkan AKKBB hadir. Ia datang dengan pakaian sama seperti foto yang beredar di surat kabar.






sumber : Detik Foto


salah satu acuan blog dalam beberapa penulisan saya mencantumkan sebuah email dari laskar komando Islam tentang kebenaran dan keberadaannya sekarang berikut kutipan blog tersebut



Klarifikasi Komandan Laskar Islam via E-mail versi Lengkap

ASSALAMU'ALAIKUM WR. WB

KEPADA YTH REKAN REKAN PERS.

MOHON INI DIJADIKAN SEBAGAI BANTAHAN SAYA DAN
TANGGAPAN SAYA ATAS PERNYATAAN SEPIHAK BAHWA SAYA

MELARIKAN DIRI.

PERLU SAYA SAMPAIKAN BAHWA : SAMPAI SAAT INI SAYA
BELUM DATANG KE POLDA METRO JAYA ADALAH LEBIH
DISEBABKAN AGAR HUKUM DAPAT BERJALAN ADIL DAN
SEIMBANG. BUKAN BEKERJA ATAS TEKANAN DARI PIHAK PIHAK
YANG MENGUSASI DAN MENGENDALIKAN ARUS INFORMASI.

SELAIN ITU JUGA, SEBAGAIMANA PERNYATAAN SAYA DALAM
BERBAGAI KONFERENSI PERS TERDAHULU BAHWA SAYA AKAN
BERTANGGUNG JAWAB PENUH ATAS PERISTIWA MONAS WALAUPUN
SECARA HUKUM SAYA BELUM DINYATAKAN SEBAGAI ORANG YANG
TERBUKTI DINYATAKAN BERSALAH.

SAYA MENEGASKAN BAHWA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
SEBAGAI PEJABAT PUBLIK NOMOR 1 DI REPUBLIK YANG
MENGGUNAKAN PRINSIP NEGARA HUKUM INI HARUSLAH SEBAGAI
PIHAK PERTAMA YANG MENCONTOHKAN KEPATUHAN PADA HUKUM
DAN PERUNDANG-UNDANGAN. KEPATUHAN DAN KETERIKATAN
PRESIDEN PADA HUKUM DAN PERUNDANG-UNDANGAN ITU
MESTILAH DIWUJUDKAN DAN DIBUKTIKAN MELALUI KEBIIJAKAN
DAN TINDAKAN YANG SUDAH DIATUR DALAM HUKUM DAN
PER-UNDANNG-UNDANGAN.

OLEH KARENANYA, SEBAGAI WUJUD KEPATUHAN DAN KETA'ATAN
SEORANG PRESIDEN PADA HUKUM TERSEBUT HARUS SEGERA
DIWUJUDKAN DAN DIBUKTIKAN DENGAN SEGERA MENERBITKAN
KEPUTUSAN PRESIDEN TETANG PEMBUBARAN ORGANISASI
AHMADIYAH DAN MENYATAKAN BAHWA AHMADIYAH ADALAH
ORGANISASI TERLARANG, KARENA TINDAK KRIMINAL YANG
MERUPAKAN PERBUATAN PIDANA PENODAAN DAN PENYALAHGUNAAN
AGAMA OLEH AHMADIYAH TERSEBUT, SECARA PROSEDUR HUKUM
TELAH DITETAPKAN MELALUI HASIL PENELITIAN LITBANG
DEPAG DAN TELAH DIPUTUSKAN DALAM RAPAT BAKOR PAKEM.

SELAIN ITU JUGA, PRESIDEN HARUS SEGERA MENUTUP
LABORATORIUM NAMRU-2 MILIK ANGKATAN LAUT AMERIKA
SERIKAT KARENA LABORATORIUM NAMRU-2 TERSEBUT SEJAK
TAHUN 2000 LALU TIDAK LAGI MEMILIKI DASAR HUKUM UNTUK
BEROPERASI DI INDONESIA.

KEPATUHAN DAN KETA'ATAN SEORANG PRESIDEN TERHADAP
HUKUM DAPAT KIRANYA MENJADI CONTOH NYATA BAGI SAYA
UNTUK PATUH DAN TA'AT PADA HUKUM YANG SAMA SAMA
BERLAKU BAIK TERHADAP SORANG PRESIDEN MAUPUN TERHADAP
SEORANG WARGA NEGARA BIASA SEPERTI SAYA. INILAH YANG
DINAMAKAN DENGAN PRINSIP SUPREMACY OF LAW DAN EQUALITY
OF LAW.

KEPADA PIHAK KEPOLISIAN RI SAYA MINTA UNTUK SEDIKIT
BERSABAR SEDIKIT, BUKAN MAKSUD SAYA UNTUK MENGHINDAR
DARI PROSES HUKUM APALAGI BERSIKAP SEBAGAI PENGECUT
YANG LARI DARI TANGGUNG JAWAB. TAPI SAYA MENGINGINKAN
PRESIDEN JUGA MEMBERI RESPON TERHADAP MASALAH YANG
PALING FUNDAMENTAL DALAM MASALAH AKIDAH YANG PROSEDUR
DAN MEKANISMENYA SUDAH DIATUR DENGAN JELAS UNTUK
MENGAMBIL KEPUTUSAN TENTANG PENODAAN DAN
PENYALAHGUNAAN AGAMA.

SAYA AKAN DATANG DENGAN SENANG HATI KE MABES POLRI
BILA RESPON PRESIDEN TERHADAP JUSTICE (KEADILAN)
MELALUI PENEGAKKAN PRINSIP SUPREMACY OF LAW DAN
EQUALITY BEFORE THE LAW JUGA DILAKUKAN TERHADAP
MASALAH AHMADIYAH.

YA ALLAH... HANYA KEPADAMU TEMPAT AKU MEMINTA DAN
HANYA KEPADAMU TEMPAT AKU BERLINDUNG... ENGKAULAH
SEBAIK BAIKNYA TEMPAT BERLINDUNG DAN TEMPAT MEMINTA
PERTOLONGAN

ALLAHU AKBAR..ALLAHU AKBAR...ALLAHU AKBAR

HORMAT SAYA

MUNARMAN


Ribuan Tentara AS di Afghan Alami Ganguan Jiwa



Tentara AS, Menentang Perang Irak Lewat Tato

Tidak kurang 300 ribu tentara Amerika Serikat (AS) yang kembali dari Iraq dan Afghanistan, menderita gejala kelainan stres pasca-traumatik atau depresi, dan setengah dari mereka tidak mendapat perawatan, ungkap suatu studi independen, Kamis.

Penelitian oleh RAND Corp. itu juga memperkIraqan bahwa 320 ribu tentara lainnya kemungkinan mengalami cedera otak traumatik saat bertugas. Para peneliti itu tidak bisa menyebutkan jumlah kasus yang parah atau yang perlu mendapat perawatan. Studi yang diumumkan sebagai survei berskala besar pertama non-pemerintah untuk masalah tersebut, mendapati bahwa kelainan stres dan depresi terdapat pada 18,5% dari 1,5 juta AS lebih tentara AS yang dikirim ke dua medan perang tersebut.

Angka tersebut kira-kira sama dengan penelitian-penelitian sebelumnya.

Suatu penilaian yang dilakukan pada bulan Februari oleh Angkatan Darat AS memperlihatkan bahwa pada tahun 2007, sebanyak 17,9% pasukan mereka di Iraq dan Afghanistan menderita stres akut, depresi atau kegelisahan. Pada tahun 2006 jumlah tentara yang mengalami gejala tersebut mencapai 19,1%.

Hasil studi setebal 500 halaman dari RAND menyebutkan bahwa hanya setengah dari tentara tersebut mendapatkan perawatan, itupun 50%nya hanya mendapatkan perawatan yang "memadai secara minimal".

Studi tersebut disusun berdasarkan wawancara yang dilakukan kepada lebih dari 1.900 tentara angkatan darat, pelaut dan Korps Marinir.

"Ada krisis besar yang dihadapi personel-personel yang sudah membaktikan diri mereka di Iraq dan Afghanistan," kata Terri Tanielian, peneliti dari RAND yang juga salah satu pemimpin studi tersebut.

"Mereka harus mendapatkan perawatan yang memadai dan efektif untuk masalah-masalah mental tersebut, jika tidak, akan ada akibat jangka panjang bagi mereka maupun bagi bangsa ini."

Studi itu menyebutkan bahwa banyak personel tidak berusaha mendapatkan perawatan karena khawatir stigma yang diasosiasikan dengan masalah psikologi dapat membahayakan karier mereka.

Kelainan stres pasca-traumatik atau PSTD, dapat disebabkan dari trauma saat berperang, seperti mengalami luka atau menyaksikan orang yang terluka.

Gejalanya antara lain sifat lekas marah atau kemarahan yang meledak, sulit tidur, susah konsentrasi, waspada secara berlebihan dan respon berlebih atas keterkejutan.

RAND menganjurkan agar Pentagon (markas besar angkatan bersenjata AS) membuka jalan bagi para personel untuk mendapatkan perawatan kesehatan mental secara rahasia dan memantau mutu perawatan tersebut.

Kolonel (AD) Loree Sutton, direktur U.S. Defense Center of Excellence for Psychological Health and Traumatic Brain Injury, menyambut baik hasil studi tersebut.

Dia prihatin bahwa ternyata hanya sekitar setengah dari mereka yang mencari perawatan, mendapatkan perawatan "memadai secara minimal".

Sutton mengatakan dirinya akan memacu militer untuk berusaha lebih keras merekrut tambahan spesialis perawatan kesehatan jiwa.

Angkatan Darat AS akan mempekerjakan 275 profesional kesehatan mental dari kalangan sipil namun rencana itu terkendala oleh ketatnya pasar kerja serta kesulitan mendapatkan sipil yang bersedia bekerja di medan tempur.

RAND, organisasi swasta tersebut, memperkirakan bahwa stres dan depresi pada para tentara yang pulang telah menghabiskan dana US$6,2 miliar selama dua tahun sejak penugasan mereka selesai.

Dana tersebut dihitung berdasarkan hilangnya produktivitas, biaya pengobatan dan risiko bunuh yang lebih tinggi untuk bunuh diri. [rtr/kpl/cha/www.hidayatullah.com]



Tentara AS, Menentang Perang Irak Lewat Tato
Sersan Eli Wright, seorang dokter militer yang pernah bertugas di Irak, punya cara sendiri untuk menunjukkan bahwa ia menentang perak AS di Irak. Ia membuat tatto di hampir seluruh lengannya, untuk mengingatkan keinginannya untuk keluar dari kancah peperangan.

Eli adalah salah seorang anggota militer AS yang sedang menunggu hasil pemeriksaan medis atas dugaan mengalami gangguan stress pasca trauma. Ia merupakan salah satu dari 300 ribu pasukan AS yang mengalami gangguan mental pasca bertugas di Irak dan Afghanistan. Selain stress dan gangguan kejiwaan, gejala lainnya yang dialami para veteran perang di Irak dan Afghanistan adalah sulit tidur, merasa gelisah, jadi pelupa dan banyak mengalami ketergantungan pada alkohol.

Aturan militer AS melarang pasukannya bertato. Selama ini Eli menggunakan perban untuk menutupi tatonya. "Di hari terakhir saya, saya akan melepas perbannya, memberikan hormat pada komandan dan menunjukkan padanya apa yang saya rasakan, " kata Eli soal tatonya.

Eli mengaku terinspirasi dari para penentang perang Vietnam, ketika AS mengobarkan perang di negeri itu. "Selama perang Vietnam, mereka yang menentang perang menyematkan paper clip di seragamnya, ini cara kecil mereka untuk menunjukkan identitas, " tukas Eli.

"Kami memutuskan untuk tidak hanya menyematkan paper clip, kami membuat tato. Saya berharap tentara lainnya yang menentang perang di Irak, mengikuti cara kami, " sambung Sersan Ali yang bertugas di Irak selama satu tahun.

Sejak invasi AS ke Irak tahun 2003, bukan hanya membuat ratusan ribu tentara AS mengalami gangguan mental, tapi juga sudah menelan korban 4.071 tentara dan 29 ribu tentara lainnya luka-luka. Sedangkan di Afghanistan, sejak invasi tahun 2001, tercatat 496 pasukan AS tewas.

Setelah kembali dari Irak, Sersan Eli bergabung dengan Walter Reed Army Medical Center. Ia ditugaskan untuk merawat pasien, para tentara dari Irak dan Afghanistan yang diamputasi, mengalami luka di bagian otak dan luka-luka lainnya. Eli lalu ditempatkan di ruang gawat darurat di mana ia menemui banyak pasien veteran perang Vietnam yang mengalami ketergantungan pada obat-obatan terlarang dan alkohol.

"Melihat persoalan yang mereka hadapi, dan seberapa jauh dampak dari persoalan mereka sekarang, saya mulai meneliti keseluruhan sistem. Saya banyak melihat kegagalan di segala lini, " papar Eli.

Ketua Komite Vietnam Veterans of America's Post Traumatic Stress Diorder (PTSD) Tom Berger mengungkapkan, jumlah pasukan AS yang mengalami gangguan mental pasca perang kemungkinan akan meningkat 20-30 persen dari jumlah ketika masa


Ribuan Tentara AS di Afghan Alami Ganguan Jiwa



Tentara AS, Menentang Perang Irak Lewat Tato

Tidak kurang 300 ribu tentara Amerika Serikat (AS) yang kembali dari Iraq dan Afghanistan, menderita gejala kelainan stres pasca-traumatik atau depresi, dan setengah dari mereka tidak mendapat perawatan, ungkap suatu studi independen, Kamis.

Penelitian oleh RAND Corp. itu juga memperkIraqan bahwa 320 ribu tentara lainnya kemungkinan mengalami cedera otak traumatik saat bertugas. Para peneliti itu tidak bisa menyebutkan jumlah kasus yang parah atau yang perlu mendapat perawatan. Studi yang diumumkan sebagai survei berskala besar pertama non-pemerintah untuk masalah tersebut, mendapati bahwa kelainan stres dan depresi terdapat pada 18,5% dari 1,5 juta AS lebih tentara AS yang dikirim ke dua medan perang tersebut.

Angka tersebut kira-kira sama dengan penelitian-penelitian sebelumnya.

Suatu penilaian yang dilakukan pada bulan Februari oleh Angkatan Darat AS memperlihatkan bahwa pada tahun 2007, sebanyak 17,9% pasukan mereka di Iraq dan Afghanistan menderita stres akut, depresi atau kegelisahan. Pada tahun 2006 jumlah tentara yang mengalami gejala tersebut mencapai 19,1%.

Hasil studi setebal 500 halaman dari RAND menyebutkan bahwa hanya setengah dari tentara tersebut mendapatkan perawatan, itupun 50%nya hanya mendapatkan perawatan yang "memadai secara minimal".

Studi tersebut disusun berdasarkan wawancara yang dilakukan kepada lebih dari 1.900 tentara angkatan darat, pelaut dan Korps Marinir.

"Ada krisis besar yang dihadapi personel-personel yang sudah membaktikan diri mereka di Iraq dan Afghanistan," kata Terri Tanielian, peneliti dari RAND yang juga salah satu pemimpin studi tersebut.

"Mereka harus mendapatkan perawatan yang memadai dan efektif untuk masalah-masalah mental tersebut, jika tidak, akan ada akibat jangka panjang bagi mereka maupun bagi bangsa ini."

Studi itu menyebutkan bahwa banyak personel tidak berusaha mendapatkan perawatan karena khawatir stigma yang diasosiasikan dengan masalah psikologi dapat membahayakan karier mereka.

Kelainan stres pasca-traumatik atau PSTD, dapat disebabkan dari trauma saat berperang, seperti mengalami luka atau menyaksikan orang yang terluka.

Gejalanya antara lain sifat lekas marah atau kemarahan yang meledak, sulit tidur, susah konsentrasi, waspada secara berlebihan dan respon berlebih atas keterkejutan.

RAND menganjurkan agar Pentagon (markas besar angkatan bersenjata AS) membuka jalan bagi para personel untuk mendapatkan perawatan kesehatan mental secara rahasia dan memantau mutu perawatan tersebut.

Kolonel (AD) Loree Sutton, direktur U.S. Defense Center of Excellence for Psychological Health and Traumatic Brain Injury, menyambut baik hasil studi tersebut.

Dia prihatin bahwa ternyata hanya sekitar setengah dari mereka yang mencari perawatan, mendapatkan perawatan "memadai secara minimal".

Sutton mengatakan dirinya akan memacu militer untuk berusaha lebih keras merekrut tambahan spesialis perawatan kesehatan jiwa.

Angkatan Darat AS akan mempekerjakan 275 profesional kesehatan mental dari kalangan sipil namun rencana itu terkendala oleh ketatnya pasar kerja serta kesulitan mendapatkan sipil yang bersedia bekerja di medan tempur.

RAND, organisasi swasta tersebut, memperkirakan bahwa stres dan depresi pada para tentara yang pulang telah menghabiskan dana US$6,2 miliar selama dua tahun sejak penugasan mereka selesai.

Dana tersebut dihitung berdasarkan hilangnya produktivitas, biaya pengobatan dan risiko bunuh yang lebih tinggi untuk bunuh diri. [rtr/kpl/cha/www.hidayatullah.com]



Tentara AS, Menentang Perang Irak Lewat Tato
Sersan Eli Wright, seorang dokter militer yang pernah bertugas di Irak, punya cara sendiri untuk menunjukkan bahwa ia menentang perak AS di Irak. Ia membuat tatto di hampir seluruh lengannya, untuk mengingatkan keinginannya untuk keluar dari kancah peperangan.

Eli adalah salah seorang anggota militer AS yang sedang menunggu hasil pemeriksaan medis atas dugaan mengalami gangguan stress pasca trauma. Ia merupakan salah satu dari 300 ribu pasukan AS yang mengalami gangguan mental pasca bertugas di Irak dan Afghanistan. Selain stress dan gangguan kejiwaan, gejala lainnya yang dialami para veteran perang di Irak dan Afghanistan adalah sulit tidur, merasa gelisah, jadi pelupa dan banyak mengalami ketergantungan pada alkohol.

Aturan militer AS melarang pasukannya bertato. Selama ini Eli menggunakan perban untuk menutupi tatonya. "Di hari terakhir saya, saya akan melepas perbannya, memberikan hormat pada komandan dan menunjukkan padanya apa yang saya rasakan, " kata Eli soal tatonya.

Eli mengaku terinspirasi dari para penentang perang Vietnam, ketika AS mengobarkan perang di negeri itu. "Selama perang Vietnam, mereka yang menentang perang menyematkan paper clip di seragamnya, ini cara kecil mereka untuk menunjukkan identitas, " tukas Eli.

"Kami memutuskan untuk tidak hanya menyematkan paper clip, kami membuat tato. Saya berharap tentara lainnya yang menentang perang di Irak, mengikuti cara kami, " sambung Sersan Ali yang bertugas di Irak selama satu tahun.

Sejak invasi AS ke Irak tahun 2003, bukan hanya membuat ratusan ribu tentara AS mengalami gangguan mental, tapi juga sudah menelan korban 4.071 tentara dan 29 ribu tentara lainnya luka-luka. Sedangkan di Afghanistan, sejak invasi tahun 2001, tercatat 496 pasukan AS tewas.

Setelah kembali dari Irak, Sersan Eli bergabung dengan Walter Reed Army Medical Center. Ia ditugaskan untuk merawat pasien, para tentara dari Irak dan Afghanistan yang diamputasi, mengalami luka di bagian otak dan luka-luka lainnya. Eli lalu ditempatkan di ruang gawat darurat di mana ia menemui banyak pasien veteran perang Vietnam yang mengalami ketergantungan pada obat-obatan terlarang dan alkohol.

"Melihat persoalan yang mereka hadapi, dan seberapa jauh dampak dari persoalan mereka sekarang, saya mulai meneliti keseluruhan sistem. Saya banyak melihat kegagalan di segala lini, " papar Eli.

Ketua Komite Vietnam Veterans of America's Post Traumatic Stress Diorder (PTSD) Tom Berger mengungkapkan, jumlah pasukan AS yang mengalami gangguan mental pasca perang kemungkinan akan meningkat 20-30 persen dari jumlah ketika masa
disadur dari www. swaramuslim.com


Download Tutorial SPSS


he.. he... buat kamu-kamu yang kebingungan tentang software-software yang nggak jelas kayak spss saya kasih nih panduannya silahkan di pilih aja....

Downloads

No Name Author Downloads Get
1. Jenis-jenis data Bhina Patria 3,331
2. Pengenalan SPSS Bhina Patria 3,199
3. Entry data Bhina Patria 2,798
4. Analisis Deskriptif Bhina Patria 4,477
5. Belajar-Mengajar di Perguruan Tinggi: Redefinisi Makna Kuliah Dr. Suwardjono 5,087
6. Aspek Kebahasaan Indonesia Dalam Karya Tulis Akademik/Ilmiah/Kesarjanaan Dr. Suwardjono 8,342
7. Non University Higher Education Mesue Wilfred Essajume 517
8. Kearifan dalam Transformasi Pembelajaran Prof. Harsono 2,303
9. Metode Penelitian Kualitatif Djoko Dwiyanto 16,372
10. Pembelajaran Berbasis SCL Dr. Tina Afiatin 9,309
11. PHK Masihkah Mencemaskan? Drs. Haryanto F.R., MA 2,004
12. Mengenal Sepintas Psikologi Evolusioner Dr. Dicky Hastjarjo 3,277
13. Sekilas tentang SPSS Syntax Bhina Patria 2,925
14. Uji Normalitas Bhina Patria 5,240
15. Factor Analysis on the Characteristics of Occupation Bhina Patria 318
16. Pengantar QTAFI Bhina Patria 52
17. QTAFI Bhina Patria 189


Adalah amat sangat jarang suatu penelitian yang menggunakan metode survei bebas dari “musibah” missing value! Missing value dapat diartikan sebagai data atau informasi yang “hilang” atau tidak tersedia mengenai subjek penelitian pada variabel tertentu akibat faktor non sampling error. Faktor non sampling error yang dimaksud adalah interviewer recording error, respondent inability error, dan respondent unwillingness error. Interviewer recording error terjadi akibat kealpaan petugas pengumpul data (pewawancara), misalnya ada sejumlah pertanyaan yang terlewatkan. Respondent inability error terjadi akibat ketidakmampuan responden dalam memberikan jawaban akurat, misalnya karena tidak memahami pertanyaan, bosan atau kelelahan (respondent fatigue) akhirnya responden mengosongkan sejumlah pertanyaan atau berhenti mengisi kuesioner di tengah jalan. Unwillingness respondent error tejadi karena responden tidak berkenan memberikan jawaban yang akurat, misalnya pertanyaan soal penghasilan, usia, berat badan, pengalaman melakukan pelanggaran hukum, dll. Seperti halnya pada respondent inability error, responden bisa mengosongkan jawaban atau menghentikan proses pengisian kuesioner.

Missing value sebenarnya bukanlah suatu kejadian luar biasa jika jumlah kasus-nya “kecil”. Tapi hingga saat ini belum ada ukuran baku mengenai jumlah kasus missing value pada sebuah survei yang dikategorikan “awas”, misalnya jika telah melebihi 10% dari jumlah sampel. Namun bukan berarti tidak ada sama sekali indikator untuk mendeteksi tingkat bahaya missing value. Ada dua hal biasanya dijadikan sebagai indikator missing value telah berpotensi “membabak-belurkan” data. Pertama adalah missing value muncul secara berlebihan pada variabel pokok alias variabel kunci yang menjadi bagian dari model penelitian. Kedua adalah missing value membentuk pola tertentu alias tidak random. Untuk indikator pertama dapat dengan mudah dideteksi dengan mengacu pada disain penelitian khususnya kerangka teori/konsep. Indikator kedua agak ruwet karena melibatkan perhitungan statistika, yaitu missing value analysis, pada program SPSS analisis ini tersedia pada menu Analyze.

Lalu apa yang seharusnya dilakukan terhadap missing value? Cara gampangnya tinggal dihapus saja kasus atau variabel yang dijangkiti “wabah” missing value. Kalau cuma 1-2 kasus bolehlah, tapi jika mencapai 50%, atau yang terkena adalah variabel kunci seperti yang disebutkan di atas, mungkin pembumihangusan kasus atau variabel bukanlah tindakan cerdas! Tindakan bijaksana dan ideal yang dapat dilakukan adalah mengkonfirmasi ulang pada responden. Namun bagaimana jika responden ternyata tidak dapat ditemui atau menolak mentah-mentah karena merasa terganggu? Ada cara lain, yaitu dengan mengisi kasus atau variabel yang mengalami missing value. Walah, apa-apaan ini??? Bukankah ini tindakan manipulatif, melanggar etika penelitian yaitu aspek scientific misconduct?

Eiits. Tunggu dulu! Jika dilakukan secara ilmiah, khususnya dengan memperhatikan prinsip-prinsip yang berlaku dalam ilmu statistika maka tindakan mengisi missing value ini tidak melanggar etika penelitian. Tehnik yang jamak dilakukan adalah mengisi missing value dengan nilai ukuran pemusatan (central tendency measurement) yaitu mean alias rata-rata, median alias nilai tengah, dan modus alias nilai frekuensi tertinggi. Yang paling tenar di antara ketiganya adalah nilai rata-rata. Nilai rata-rata pengisi missing value ini diperoleh dari nilai rata-rata variabel yang mengandung missing value, misalnya rata-rata usia mahasiswa sebuah perguruan tinggi adalah 22,3 dan ada 9 kasus missing value, maka ke-9 missing value tersebut akan digantikan oleh nilai 22,3.

Sesederhana itukah, apakah tidak ada persyaratan sama sekali? Sebenarnya ada namun bukan sesuatu yang mutlak! Sebaiknya sebelum “memanipulasi” data perlu dipastikan bahwa data tersebut diperoleh dari sampel yang ditarik secara random, kemudian sesuaikan nilai ukuran pemusatan dengan ukuran yang digunakan oleh variabel. Ukuran nominal paling tepat menggunakan modus, ukuran ordinal sangat sesuai menggunakan median, dan ukuran interval hingga rasio paling pas menggunakan rata-rata.

SELAMAT “MEMANIPULASI” DATA :-P

disadur dari http://researchexpert.wordpress.com

Gerakan tanah

Pengenalan Gerakan Tanah PENDAHULUAN

Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng dunia yaitu lempeng Eurasia, lempeng Pasifik, dan lempeng Australia yang bergerak saling menumbuk. Akibat tumbukan antara lempeng itu maka terbentuk daerah penunjaman memanjang di sebelah Barat Pulau Sumatera, sebelah Selatan Pulau Jawa hingga ke Bali dan Kepulauan Nusa Tenggara, sebelah Utara Kepulauan Maluku, dan sebelah Utara Papua. Konsekuensi lain dari tumbukan itu maka terbentuk palung samudera, lipatan, punggungan dan patahan di busur kepulauan, sebaran gunungapi, dan sebaran sumber gempabumi. Gunungapi yang ada di Indonesia berjumlah 129. Angka itu merupakan 13% dari jumlah gunungapi aktif dunia. Dengan demikian Indonesia rawan terhadap bencana letusan gunungapi dan gempabumi. Di beberapa pantai, dengan bentuk pantai sedang hingga curam, jika terjadi gempabumi dengan sumber berada di dasar laut atau samudera dapat menimbulkan gelombang Tsunami.


Jenis tanah pelapukan yang sering dijumpai di Indonesia adalah hasil letusan gunungapi. Tanah ini memiliki komposisi sebagian besar lempung dengan sedikit pasir dan bersifat subur. Tanah pelapukan yang berada di atas batuan kedap air pada perbukitan/punggungan dengan kemiringan sedang hingga terjal berpotensi mengakibatkan tanah longsor pada musim hujan dengan curah hujan berkuantitas tinggi. Jika perbukitan tersebut tidak ada tanaman keras berakar kuat dan dalam, maka kawasan tersebut rawan bencana tanah longsor.



PENGERTIAN TANAH LONGSOR
Tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan, tanah, atau material campuran tersebut, bergerak ke bawah atau keluar lereng. Proses terjadinya tanah longsor dapat diterangkan sebagai berikut: air yang meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah. Jika air tersebut menembus sampai tanah kedap air yang berperan sebagai bidang gelincir, maka tanah menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng.

JENIS TANAH LONGSOR
Ada 6 jenis tanah longsor, yakni: longsoran translasi, longsoran rotasi, pergerakan blok, runtuhan batu, rayapan tanah, dan aliran bahan rombakan. Jenis longsoran translasi dan rotasi paling banyak terjadi di Indonesia. Sedangkan longsoran yang paling banyak memakan korban jiwa manusia adalah aliran bahan rombakan.
1. Longsoran Translasi
Longsoran translasi adalah ber-geraknya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir berbentuk rata atau menggelombang landai.

2. Longsoran Rotasi
Longsoran rotasi adalah bergerak-nya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir berbentuk cekung.

3. Pergerakan Blok
Pergerakan blok adalah perpindahan batuan yang bergerak pada bidang gelincir berbentuk rata. Longsoran ini disebut juga longsoran translasi blok batu.

4. Runtuhan Batu
Runtuhan batu terjadi ketika sejum-lah besar batuan atau material lain bergerak ke bawah dengan cara jatuh bebas. Umumnya terjadi pada lereng yang terjal hingga meng-gantung terutama di daerah pantai. Batu-batu besar yang jatuh dapat menyebabkan kerusakan yang parah.

5. Rayapan Tanah
Rayapan Tanah adalah jenis tanah longsor yang bergerak lambat. Jenis tanahnya berupa butiran kasar dan halus. Jenis tanah longsor ini hampir tidak dapat dikenali. Setelah waktu yang cukup lama longsor jenis rayapan ini bisa menyebabkan tiang-tiang telepon, pohon, atau rumah miring ke bawah.

6. Aliran Bahan Rombakan
Jenis tanah longsor ini terjadi ketika massa tanah bergerak didorong oleh air. Kecepatan aliran tergantung pada kemiringan lereng, volume dan tekanan air, dan jenis materialnya. Gerakannya terjadi di sepanjang lembah dan mampu mencapai ratusan meter jauhnya. Di beberapa tempat bisa sampai ribuan meter seperti di daerah aliran sungai di sekitar gunungapi. Aliran tanah ini dapat menelan korban cukup banyak.


GEJALA UMUM TANAH LONGSOR
Munculnya retakan-retakan di lereng yang sejajar dengan arah tebing.
Biasanya terjadi setelah hujan.
Munculnya mata air baru secara tiba-tiba.
Tebing rapuh dan kerikil mulai berjatuhan.

PENYEBAB TERJADINYA TANAH LONGSOR
Pada prinsipnya tanah longsor terjadi bila gaya pendorong pada lereng lebih besar daripada gaya penahan. Gaya penahan umumnya dipengaruhi oleh kekuatan batuan dan kepadatan tanah. Sedangkan gaya pendorong dipengaruhi oleh besarnya sudut lereng, air, beban serta berat jenis tanah batuan.

Faktor-faktor Penyebab Tanah Longsor
1. Hujan Ancaman tanah longsor biasanya dimulai pada bulan November karena meningkatnya intensitas curah hujan. Musim kering yang panjang akan menyebabkan terjadinya penguapan air di permukaan tanah dalam jumlah besar. Hal itu mengakibatkan munculnya pori-pori atau rongga tanah hingga terjadi retakan dan merekahnya tanah permukaan.

Ketika hujan, air akan menyusup ke bagian yang retak sehingga tanah dengan cepat mengembang kembali. Pada awal musim hujan, intensitas hujan yang tinggi biasanya sering terjadi, sehingga kandungan air pada tanah menjadi jenuh dalam waktu singkat.

Hujan lebat pada awal musim dapat menimbulkan longsor, karena melalui tanah yang merekah air akan masuk dan terakumulasi di bagian dasar lereng, sehingga menimbulkan gerakan lateral. Bila ada pepohonan di permukaannya, tanah longsor dapat dicegah karena air akan diserap oleh tumbuhan. Akar tumbuhan juga akan berfungsi mengikat tanah.

2. Lereng terjal
Lereng atau tebing yang terjal akan memperbesar gaya pendorong. Lereng yang terjal terbentuk karena pengikisan air sungai, mata air, air laut, dan angin. Kebanyakan sudut lereng yang menyebabkan longsor adalah 180 apabila ujung lerengnya terjal dan bidang longsorannya mendatar.

3. Tanah yang kurang padat dan tebal
Jenis tanah yang kurang padat adalah tanah lempung atau tanah liat dengan ketebalan lebih dari 2,5 m dan sudut lereng lebih dari 220. Tanah jenis ini memiliki potensi untuk terjadinya tanah longsor terutama bila terjadi hujan. Selain itu tanah ini sangat rentan terhadap pergerakan tanah karena menjadi lembek terkena air dan pecah ketika hawa terlalu panas.

4. Batuan yang kurang kuat
Batuan endapan gunung api dan batuan sedimen berukuran pasir dan campuran antara kerikil, pasir, dan lempung umumnya kurang kuat. Batuan tersebut akan mudah menjadi tanah bila mengalami proses pelapukan dan umumnya rentan terhadap tanah longsor bila terdapat pada lereng yang terjal.

5. Jenis tata lahan
Tanah longsor banyak terjadi di daerah tata lahan persawahan, perladangan, dan adanya genangan air di lereng yang terjal. Pada lahan persawahan akarnya kurang kuat untuk mengikat butir tanah dan membuat tanah menjadi lembek dan jenuh dengan air sehingga mudah terjadi longsor. Sedangkan untuk daerah perladangan penyebabnya adalah karena akar pohonnya tidak dapat menembus bidang longsoran yang dalam dan umumnya terjadi di daerah longsoran lama.

6. Getaran
Getaran yang terjadi biasanya diakibatkan oleh gempabumi, ledakan, getaran mesin, dan getaran lalulintas kendaraan. Akibat yang ditimbulkannya adalah tanah, badan jalan, lantai, dan dinding rumah menjadi retak.

7. Susut muka air danau atau bendungan Akibat susutnya muka air yang cepat di danau maka gaya penahan lereng menjadi hilang, dengan sudut kemiringan waduk 220 mudah terjadi longsoran dan penurunan tanah yang biasanya diikuti oleh retakan.

8. Adanya beban tambahan
Adanya beban tambahan seperti beban bangunan pada lereng, dan kendaraan akan memperbesar gaya pendorong terjadinya longsor, terutama di sekitar tikungan jalan pada daerah lembah. Akibatnya adalah sering terjadinya penurunan tanah dan retakan yang arahnya ke arah lembah.

9. Pengikisan/erosi
Pengikisan banyak dilakukan oleh air sungai ke arah tebing. Selain itu akibat penggundulan hutan di sekitar tikungan sungai, tebing akan menjadi terjal.

10. Adanya material timbunan pada tebing
Untuk mengembangkan dan memperluas lahan pemukiman umumnya dilakukan pemotongan tebing dan penimbunan lembah. Tanah timbunan pada lembah tersebut belum terpadatkan sempurna seperti tanah asli yang berada di bawahnya. Sehingga apabila hujan akan terjadi penurunan tanah yang kemudian diikuti dengan retakan tanah.

11. Bekas longsoran lama Longsoran lama umumnya terjadi selama dan setelah terjadi pengendapan material gunung api pada lereng yang relatif terjal atau pada saat atau sesudah terjadi patahan kulit bumi. Bekas longsoran lama memilki ciri:
Adanya tebing terjal yang panjang melengkung membentuk tapal kuda.
Umumnya dijumpai mata air, pepohonan yang relatif tebal karena tanahnya gembur dan subur.
Daerah badan longsor bagian atas umumnya relatif landai.
Dijumpai longsoran kecil terutama pada tebing lembah.
Dijumpai tebing-tebing relatif terjal yang merupakan bekas longsoran kecil pada longsoran lama.
Dijumpai alur lembah dan pada tebingnya dijumpai retakan dan longsoran kecil.
Longsoran lama ini cukup luas.

12. Adanya bidang diskontinuitas (bidang tidak sinambung) Bidang tidak sinambung ini memiliki ciri:
Bidang perlapisan batuan
Bidang kontak antara tanah penutup dengan batuan dasar
Bidang kontak antara batuan yang retak-retak dengan batuan yang kuat.
Bidang kontak antara batuan yang dapat melewatkan air dengan batuan yang tidak melewatkan air (kedap air).
Bidang kontak antara tanah yang lembek dengan tanah yang padat.
Bidang-bidang tersebut merupakan bidang lemah dan dapat berfungsi sebagai bidang luncuran tanah longsor.

13. Penggundulan hutan
Tanah longsor umumnya banyak terjadi di daerah yang relatif gundul dimana pengikatan air tanah sangat kurang.

14. Daerah pembuangan sampah
Penggunaan lapisan tanah yang rendah untuk pembuangan sampah dalam jumlah banyak dapat mengakibatkan tanah longsor apalagi ditambah dengan guyuran hujan, seperti yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Leuwigajah di Cimahi. Bencana ini menyebabkan sekitar 120 orang lebih meninggal.


WILAYAH RAWAN TANAH LONGSOR
Setidaknya terdapat 918 lokasi rawan longsor di Indonesia. Setiap tahunnya kerugian yang ditanggung akibat bencana tanah longsor sekitar Rp 800 miliar, sedangkan jiwa yang terancam sekitar 1 juta.
Daerah yang memiliki rawan longsor
Jawa Tengah 327 Lokasi
Jawa Barat 276 Lokasi
Sumatera Barat 100 Lokasi
Sumatera Utara 53 Lokasi
Yogyakarta 30 Lokasi
Kalimantan Barat 23 Lokasi
Sisanya tersebar di NTT, Riau, Kalimantan Timur, Bali, dan Jawa Timur.

DAFTAR KEJADIAN DAN KORBAN BENCANA TANAH LONGSOR 2003-2005
No. Propinsi Jumlah
Kejadian Korban Jiwa RH RR RT LPR
(ha) JL
(m)
MD LL
1. Jawa Barat 77 166 108 198 1751 2290 140 705
2. Jawa Tenah 15 17 9 31 22 200 1 75
3. Jawa Timur 1 3 - - 27 - 70 -
4. Sumatera Barat 5 63 25 16 14 - 540 60
5. Sumatera Utara 3 126 - 1 40 8 - 80
6. Sulawesi Selatan 1 33 2 10 - - - -
7. Papua 1 3 5 - - - - -
Jumlah 103 411 149 256 1854 2498 751 920


Keterangan
MD : Meninggal dunia
ML : Luka - luka
RR : Rumah rusak
RH : Rumah hancur
RT : Rumah terancam
BLR : Bangunan lainnya rusak
BLH : Bangunan lainnya hancur
LPR : Lahan petanian rusak ( dalam hektar)
JL : Jalan terputus


Tampak bahwa kejadian bencana dan jumlah korban bencana tanah longsor di Propinsi Jawa Barat lebih besar dibandingkan dengan propinsi lainnya. Hal demikian disebabkan oleh faktor geologi, morfologi, curah hujan, dan jumlah penduduk serta kegiatannya.

PENCEGAHAN TERJADINYA BENCANA TANAH LONGSOR


Jangan mencetak sawah dan membuat kolam pada lereng bagian atas di dekat pemukiman(gb. Kiri)
Buatlah terasering (sengkedan) [ada lereng yang terjal bila membangun permukiman (gb.kanan)


Segera menutup retakan tanah dan dipadatkan agar air tidak masuk ke dalam tanah melalui retakan.(gb.kiri)
Jangan melakukan penggalian di bawah lereng terjal.(gb.kanan)


Jangan menebang pohon di lereng (gb. kiri)
Jangan membangun rumah di bawah tebing. (gb. kanan)


Jangan mendirikan permukiman di tepi lereng yang terjal (gb.kiri)
Pembangunan rumah yang benar di lereng bukit. (gb.kanan)


Jangan mendirikan bangunan di bawah tebing yang terjal. (gb.kiri)
Pembangunan rumah yang salah di lereng bukit. (gb.kanan)


Jangan memotong tebing jalan menjadi tegak. (gb.kiri)
Jangan mendirikan rumah di tepi sungai yang rawan erosi. (gb.kanan)

TAHAPAN MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR
Pemetaan
Menyajikan informasi visual tentang tingkat kerawanan bencana alam geologi di suatu wilayah, sebagai masukan kepada masyarakat dan atau pemerintah kabupaten/kota dan provinsi sebagai data dasar untuk melakukan pembangunan wilayah agar terhindar dari bencana.
Penyelidikan
Mempelajari penyebab dan dampak dari suatu bencana sehingga dapat digunakan dalam perencanaan penanggulangan bencana dan rencana pengembangan wilayah.
Pemeriksaan
Melakukan penyelidikan pada saat dan setelah terjadi bencana, sehingga dapat diketahui penyebab dan cara penaggulangannya.
Pemantauan
Pemantauan dilakukan di daerah rawan bencana, pada daerah strategis secara ekonomi dan jasa, agar diketahui secara dini tingkat bahaya, oleh pengguna dan masyarakat yang bertempat tinggal di daerah tersebut.
Sosialisasi
Memberikan pemahaman kepada Pemerintah Provinsi /Kabupaten /Kota atau Masyarakat umum, tentang bencana alam tanah longsor dan akibat yang ditimbulkannnya. Sosialisasi dilakukan dengan berbagai cara antara lain, mengirimkan poster, booklet, dan leaflet atau dapat juga secara langsung kepada masyarakat dan aparat pemerintah
Pemeriksaan bencana longsor
Bertujuan mempelajari penyebab, proses terjadinya, kondisi bencana dan tata cara penanggulangan bencana di suatu daerah yang terlanda bencana tanah longsor.

SELAMA DAN SESUDAH TERJADI BENCANA
1. Tanggap Darurat
Yang harus dilakukan dalam tahap tanggap darurat adalah penyelamatan dan pertolongan korban secepatnya supaya korban tidak bertambah. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:
Kondisi medan
Kondisi bencana
Peralatan
Informasi bencana

2. Rehabilitasi
Upaya pemulihan korban dan prasarananya, meliputi kondisi sosial, ekonomi, dan sarana transportasi. Selain itu dikaji juga perkembangan tanah longsor dan teknik pengendaliannya supaya tanah longsor tidak berkembang dan penentuan relokasi korban tanah longsor bila tanah longsor sulit dikendalikan.

3. Rekonstruksi
Penguatan bangunan-bangunan infrastruktur di daerah rawan longsor tidak menjadi pertimbangan utama untuk mitigasi kerusakan yang disebabkan oleh tanah longsor, karena kerentanan untuk bangunan-bangunan yang dibangun pada jalur tanah longsor hampir 100%.



Ada beberapa tindakan perlindungan dan perbaikan yang bisa ditambah untuk tempat-tempat hunian, antara lain:
Perbaikan drainase tanah (menambah materi-materi yang bisa menyerap).
Modifikasi lereng (pengurangan sudut lereng sebelum pem-bangunan).
Vegetasi kembali lereng-lereng.
Beton-beton yang menahan tembok mungkin bisa menstabilkan lokasi hunian.


FOTO-FOTO KEJADIAN TANAH LONGSOR DI INDONESIA


Batu yang berjatuhan akibat longsor yang terjadi di kawan wisata air panas Pacet.(gb.kiri)
Tumpukan kayu yang terbawa arus longsor dan banjir di Bahorok Sumatera utara yang memakan korban sekitar 200 orang. (gb.kanan)


Longsor batu di kawasan penambangan batu Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan Jawa Barat.(kiri)
Sebuah rumah di Kecamatan Kadungora, Garut, porak-poranda akibat tanah longsor yang melanda wilayah di Jawa Barat.(kanan)


Masyarakat melihat bis yang terperosok keluar dari jalan raya akibat terjangan longsoran tanah di Cilacap, Jawa Tengah.(gb.kiri)
Tim evakuasi bencana longsor TPAS Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat sedang bekerja mengangkat tumpukan sampah.(gbkanan)


Longsor yang terjadi di Semarang tahun 2002, menimbun 9 rumah yang berada di bawahnya.(gb.kiri)
Longsor yang terjadi di Padang tahun 2005 mengakibatkan sejumlah ruas jalan terputus.(gb.kanan)

PETA ZONA KERENTANAN TANAH LONGSOR INDONESIA
(selenkapnya di http://merapi.vsi.esdm.go.id/?static/gerakantanah/pengenalan.htm)



Written by Izhar
Tuesday, 19 February 2008
1. Seperti Keledai

بِآيَاتِ اللَّهِ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْم الظَّالِمِينَ (الجمعة5)



5. Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya Taurat, kemudian mereka tiada memikulnya[1474] adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.



قُلْ يَاأَيُّهَا الَّذِينَ هَادُوا إِنْ زَعَمْتُمْ أَنَّكُمْ أَوْلِيَاءُ لِلَّهِ مِنْ دُونِ النَّاسِ فَتَمَنَّوْا الْمَوْتَ إِنْ كُنتُمْ صَادِقِينَ

(الجمعة6)

6. Katakanlah: "Hai orang-orang yang menganut agama Yahudi, jika kamu mendakwakan bahwa sesungguhnya kamu sajalah kekasih Allah bukan manusia-manusia yang lain, maka harapkanlah kematianmu, jika kamu adalah orang-orang yang benar."


وَلَا يَتَمَنَّوْنَهُ أَبَدًا بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَ (الجمعة7)



7. Mereka tiada akan mengharapkan kematian itu selama-lamanya disebabkan kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan mereka sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui akan orang-orang yang zalim.]



2. Merubah ayat-ayat Allah.

مِنْ الَّذِينَ هَادُوا يُحَرِّفُونَ الْكَلِمَ عَنْ مَوَاضِعِهِ وَيَقُولُونَ سَمِعْنَا وَعَصَيْنَا وَاسْمَعْ غَيْرَ مُسْمَعٍ وَرَاعِنَا لَيًّا

بِأَلْسِنَتِهِمْ وَطَعْنًا فِي الدِّينِ وَلَوْ أَنَّهُمْ قَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَاسْمَعْ وَانظُرْنَا لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ وَأَقْوَمَ وَلَكِنْ

لَعَنَهُمْ اللَّهُ بِكُفْرِهِمْ فَلَا يُؤْمِنُونَ إِلَّا قَلِيلًا (النساء46)

Yaitu orang-orang Yahudi, mereka mengubah perkataan dari tempat-tempatnya. Mereka berkata : "Kami mendengar", tetapi kami tidak mau menurutinya. Dan (mereka mengatakan pula) : "Dengarlah" sedang kamu sebenarnya tidak mendengar apa-apa[304]. Dan (mereka mengatakan) : "Raa'ina"[305], dengan memutar-mutar lidahnya dan mencela agama. Sekiranya mereka mengatakan : "Kami mendengar dan menurut, dan dengarlah, dan perhatikanlah kami", tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih tepat, akan tetapi Allah mengutuk mereka, karena kekafiran mereka. Mereka tidak beriman kecuali iman yang sangat tipis.



Keterangan :

302]. Maksudnya: mengubah arti kata-kata, tempat atau menambah dan mengurangi.

[303]. Maksudnya mereka mengatakan : Kami mendengar, sedang hati mereka mengatakan: Kami tidak mau menuruti.

[304]. Maksudnya mereka mengatakan: Dengarlah, tetapi hati mereka mengatakan: Mudah-mudahan kamu tidak dapat mendengarkan (tuli).

[305]. Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa dua orang Yahudi bernama Malik bin Shaif dan Rifa'ah bin Zaid, apabila bertemu dengan Nabi SAW mereka mengucapkan: "Ra'ina sam'aka was ma' ghaira musmai'in." Kaum Muslimin mengira bahwa kata-kata itu adalah ucapan ahli Kitab untuk menghormati Nabi-nabinya. Mereka pun mengucapkan kata-kata itu kepada Nabi SAW. Maka Allah menurunkan ayat ini (S. 2: 104) sebagai larangan untuk meniru-niru perbuatan kaum Yahudi.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Mundzir yang bersumber dari as-Suddi.)

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kata "Ra'ina" dalam bahasa Yahudi berarti caci maki yang jelek. Sehubungan dengan itu ada peristiwa sbb: Ketika kaum Yahudi mendengar sahabat-sahabat Nabi SAW memakai perkataan itu (Ra'ina) mereka sengaja mengumumkan agar perkataan itu biasa dipergunakan dan ditujukan kepada Nabi SAW. Apabila para shahabat Nabi mempergunakan kata-kata itu, maka mereka menertawakannya. Maka turunlah ayat ini (S. 2: 104). Ketika salah seorang shahabat, yaitu Sa'd bin Mu'adz mendengar ayat ini, berkatalah ia kepada kaum Yahudi: "Hai musuh-musuh Allah! Jika aku mendengar perkataan itu diucapkan oleh salah seorang di antaramu sesudah pertemuan ini akan kupenggal batang lehernya."
(Diriwayatkan oleh Abu Na'im di dalam kitab ad-Dala'il dari as-Suddi as-Shaghir, dari al-Kalbi, dari Abi Shaleh yang bersumber dari Ibnu Abbas.)

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa turunnya ayat ini (S. 2: 104) ketika seorang laki-laki berkata: "Ari'na sam'aka".
(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari ad-Dlahhak.)

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa pada waktu itu ada beberapa orang Yahudi yang mengatakan: "Ari'na sam'aka" yang ditiru oleh beberapa orang Islam. Akan tetapi Allah membencinya dengan menurunkan ayat ini (S. 2: 104).
(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari 'Athiyyah.)

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ketika kaum Muslimin mengucapkan "Ra'ina sam'aka", datanglah kaum Yahudi dan berkata seperti itu. Maka turunlah ayat ini (S. 2:104).
(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Qatadah.)

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa turunnya ayat ini (S. 2: 10) sehubungan dengan ucapan "ra'ina", yaitu bahasa yang dipakai kaum Anshar di zaman Jahiliyyah, dan karenanya dilarang oleh ayat ini (S. 2: 104).
(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari 'Atha'.)

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa sesungguhnya orang Arab apabila bercakap dengan salah seorang temannya berkata: "Ari'na sam'aka." Kemudian mereka dilarang menggunakan kata-kata itu dengan turunnya ayat ini (S. 2:104).
(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Abil-'Aliah.)



3. Suka mendengarkan berita-berita bohong


يَاأَيُّهَا الرَّسُولُ لَا يَحْزُنْكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْكُفْرِ مِنْ الَّذِينَ قَالُوا

آمَنَّا بِأَفْوَاهِهِمْ وَلَمْ تُؤْمِنْ قُلُوبُهُمْ وَمِنْ الَّذِينَ هَادُوا سَمَّاعُونَ لِلْكَذِبِ

سَمَّاعُونَ لِقَوْمٍ آخَرِينَ لَمْ يَأْتُوكَ يُحَرِّفُونَ الْكَلِمَ مِنْ بَعْدِ مَوَاضِعِهِ

يَقُولُونَ إِنْ أُوتِيتُمْ هَذَا فَخُذُوهُ وَإِنْ لَمْ تُؤْتَوْهُ فَاحْذَرُوا وَمَنْ يُرِدْ اللَّهُ

فِتْنَتَهُ فَلَنْ تَمْلِكَ لَهُ مِنْ اللَّهِ شَيْئًا أُوْلَئِكَ الَّذِينَ لَمْ يُرِدْ اللَّهُ أَنْ يُطَهِّرَ

قُلُوبَهُمْ لَهُمْ فِي الدُّنْيَا خِزْيٌ وَلَهُمْ فِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ (المائدة41)

41. Hari Rasul, janganlah hendaknya kamu disedihkan oleh orang-orang yang bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, yaitu diantara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka:"Kami telah beriman", padahal hati mereka belum beriman; dan (juga) di antara orang-orang Yahudi. (Orang-orang Yahudi itu) amat suka mendengar (berita-berita) bohong[415] dan amat suka mendengar perkataan-perkataan orang lain yang belum pernah datang kepadamu[416]; mereka merobah[417] perkataan-perkataan (Taurat) dari tempat-tempatnya. Mereka mengatakan: "Jika diberikan ini (yang sudah di robah-robah oleh mereka) kepada kamu, maka terimalah, dan jika kamu diberi yang bukan ini maka hati-hatilah." Barangsiapa yang Allah menghendaki kesesatannya, maka sekali-kali kamu tidak akan mampu menolak sesuatupun (yang datang) daripada Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak mensucikan hati mereka. Mereka beroleh kehinaan di dunia dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.

Keterangan

[415]. Maksudnya ialah: orang Yahudi amat suka mendengar perkataan-perkataam pendeta mereka yang bohong, atau amat suka mendengar perkataan-perkataan Nabi Muhammad s.a.w untuk disampaikan kepada pendeta-pendeta dan kawan-kawan mereka dengan cara yang tidak jujur.

[416]. Maksudnya: mereka amat suka mendengar perkataan-perkataan pemimpin-pemimpin mereka yang bohong yang belum pernah bertemu dengan Nabi Muhammad s.a.w. karena sangat benci kepada beliau, atau amat suka mendengarkan perkataan-perkataan Nabi Muhammad s.a.w. untuk disampaikan secara tidak jujur kepada kawan-kawannya tersebut.
[417]. Maksudnya: merobah arti kata-kata, tempat atau menambah dan mengurangi.
4. Mengklaim sebagai putra-putra Tuhan


وَقَالَتْ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى نَحْنُ أَبْنَاءُ اللَّهِ وَأَحِبَّاؤُهُ قُلْ فَلِمَ يُعَذِّبُكُمْ

بِذُنُوبِكُمْ بَلْ أَنْتُمْ بَشَرٌ مِمَّنْ خَلَقَ يَغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ

وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَإِلَيْهِ الْمَصِيرُ (المائدة18

18. Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: "Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya." Katakanlah: "Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?" (Kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia(biasa) diantara orang-orang yang diciptakan-Nya. Dia mengampuni bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu).


5. Musuh pertama orang yang beriman



لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا

وَلَتَجِدَنَّ أَقْرَبَهُمْ مَوَدَّةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الَّذِينَ قَالُوا إِنَّا نَصَارَى ذَلِكَ بِأَنَّ

مِنْهُمْ قِسِّيسِينَ وَرُهْبَانًا وَأَنَّهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ (المائدة82)

82. Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya kami ini orang Nasrani." Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menymbongkan diri.

6. Sombong dan bebal



يَاأَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَأَنْتُمْ تَشْهَدُونَ (آل عمران70)



70. Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah[202], padahal kamu mengetahui (kebenarannya).

Keterangan :

[202]. Yakni: ayat-ayat Allah diturunkan kepada Nabi Muhammad s.a.w.



7. Pendusta para Nabi dan pelaku criminal

لَقَدْ أَخَذْنَا مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَأَرْسَلْنَا إِلَيْهِمْ رُسُلًا كُلَّمَا جَاءَهُمْ رَسُولٌ

بِمَا لَا تَهْوَى أَنفُسُهُمْ فَرِيقًا كَذَّبُوا وَفَرِيقًا يَقْتُلُونَ (المائدة70)

70. Sesungguhnya Kami telah mengambil perjanjian dari Bani Israil[432], dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang yang tidak diingini oleh hawa nafsu mereka, (maka) sebagian dari rasul-rasul itu mereka dustakan dan sebagian yang lain mereka bunuh.

Keterangan :

[432]. Perjanjian itu ialah: mereka beriman kepada Allah dan rasul-rasulNya.



8. Pelaku dosa dan pemakan harta yang haram

وَتَرَى كَثِيرًا مِنْهُمْ يُسَارِعُونَ فِي الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَأَكْلِهِمْ السُّحْتَ لَبِئْسَ

مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (المائدة62)

62. Dan kamu akan melihat kebanyakan dari mereka (orang-orang Yahudi) bersegera membuat dosa, permusuhan dan memakan yang haram[425]. Sesungguhnya amat buruk apa yang mereka telah kerjakan itu.

Keterangan :

425 : Seperti uang sogokan dan sebagainya.



9. Menghina Allah dan berhak mendapatn laknatnya



وَقَالَتْ الْيَهُودُ يَدُ اللَّهِ مَغْلُولَةٌ غُلَّتْ أَيْدِيهِمْ وَلُعِنُوا بِمَا قَالُوا بَلْ يَدَاهُ

مَبْسُوطَتَانِ يُنفِقُ كَيْفَ يَشَاءُ وَلَيَزِيدَنَّ كَثِيرًا مِنْهُمْ مَا أُنزِلَ إِلَيْكَ مِنْ

رَبِّكَ طُغْيَانًا وَكُفْرًا وَأَلْقَيْنَا بَيْنَهُمْ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

كُلَّمَا أَوْقَدُوا نَارًا لِلْحَرْبِ أَطْفَأَهَا اللَّهُ وَيَسْعَوْنَ فِي الْأَرْضِ فَسَادًا وَاللَّهُ

لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ (المائدة64)

64. Orang-orang Yahudi berkata: "Tangan Allah terbelenggu"[426], sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu[427] dan merekalah yang dila'nat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan dimuka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.

Keterangan :

426]. Maksudnya ialah kikir.

[427]. Kalimat-kalimat ini adalah kutukan dari Allah terhadap orang-orang Yahudi berarti bahwa mereka akan terbelenggu di bawah kekuasaan bangsa-bangsa lain selama di dunia dan akan disiksa dengan belenggu neraka di akhirat kelak.

9. Seperti kera, babi dan penyembah thaghut yang laknat

Firman Allah:
“ Katakanlah: “ Hai ahli kitab, akan aku beritakan keaadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari ( orang-orang fasik ) itu disisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuk dan dimurkai Allah diantara mereka ( ada ) yang dijadikan kera dan babi dan ( orang yang ) menyembah thaghut, mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus. ( QS.Al Maidah :60 )
11. Bergelimang kemungkaran
Firman Allah:
“Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. Sungguh amat buruklah apa yang mereka perbuat” ( QS Al Maidah :79)

12. Mendapat murka Alah
Firman Allah:
“ Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong menolong dengan orang-orang yang kafir( musyrik). Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka, dan mereka akan kekal dalam siksaan” ( QS. Al Maidah:80)

13. Makan riba dan memakan harta orang dengan bathil
Firman Allah:
“maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, kami haramkan atas mereka ( memakan makanan) yang baik-baik ( yang dahulunnya )dihalalkan bagi mereka , dank arena mereka banyak menghalangi ( manusia ) dari jalan Allah” .
“Dan disebabkan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang dari padanya, dan karena mereka memakan harta orang dengan jalan yang bathil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir diantara mereka itu siksa yang pedih” ( Qs. An Nisa:160-161)

14. Tercela dalam lisan para nabi karena kemaksiatan dan permusuhan mereka.
Seperti dalam Firman Allah:
”Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putrra Maryam. Yang demikian itu disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. ( QS. Al Maidah: 78)

15. Bisu, tuli, pendusta dan pendosa
Firman Allah:
“Sesungguhnya kami telah mengambil perjanjian dari Bani Israil, dan telah kami utus kepada rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang tidak diingini oleh hawa nafsu mereka (maka ) sebagian dari rasul-rasul itu mereka dustakan dan sebagian yang lain mereka bunuh.Dan mereka mengira bahwa tidak akan terjadi suatu bencana ( terhadap ) mereka dengan membunuh nabi-nabi itu, maka ( karena itu) mereka menjadi buta dan pekak, kemudian Allah menerima taubat mereka, kemudian kebanyakan dari mereka buta dan tuli. Dan Allah maha Melihat apa yang mereka kerjakan. (QS. Al Maidah:70-71)

16. Hati mereka hitam dan keras
Firman Allah:
“ Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada musadan Kami telah menyusuli ( berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul dan telah kami berikan bukti-bukti kebenaran ( mukjizat) kepada Isa putera Maryam dna kami memperkuat dengan Ruhul Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa suatu pelajaran yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong, maka beberapa orang (diantara mereka )kamu dustakan dan beberapa ( yang lain ) kamu bunuh. Dan mereka berkata: “hati-hati kami tertutup”. Tetapi sebenarnya Allah telah mengutuk mereka karena keingkaran mereka , maka sedikit sekali mereka yang beriman ( Qs. Al Maidah 87-88)

Written by Izhar
Wednesday, 26 March 2008
Oleh : DR. Muqoddam Cholil, MA

MUQODDIMAH

Segala puji bagi Allah swt, solawat dan salam kepada Rosulullah saw. Rasul pilihan umat serta kepada keluarga dan para sahabat-sahabatnya yang membawa petunjuk serta orang-orang yang mengikuti dan mengambil petunjuk mereka.

Makalah yang ringkas ini merupakan kumpulan dari berbagai buku, rujukan utamanya diambilkan dari buku : Al-Quds Qodiyyatu kulla muslim oleh Dr. Yusuf al-Qardawi, Internet situs www.palestinaonline.com (Hamas), Britannica Encyclopaedia, Enciclopedi Islam, dan lain-lain.

Palestina saat ini diterpa badai penjajahan dan sangat ganas oleh Zionis Internasional yang sekarang ini sedang terjadi pengYahudian secara besar-besaran, merampas seluruh tanah Palestina, menanggalkan baju-baju Islam, melakukan keputusan-keputusan buruk dan hina. Mereka tidak malu membunuh anak-anak, orang-orang tua, bahkan wanita sekalipun apalagi yang terindikasi seorang pejuang.

Dalam makalah yang serba daif ini coba mengingatkan orang-orang yang lalai, lupa agama dan sejarah supaya memiliki rasa tanggungjawab terhadap jantung Islam yang ketiga sehingga mau bertekad untuk hidup mulia atau mati sahid. Sesungguhnya Palestina bukan milik orang Palestina saja walaupun mereka adalah orang-orang yang paling berhak. Tetapi Baitul Maqdis adalah milik setiap orang Islam dimanapun ia berada dibarat maupun di timur.



PERTAMA : KEDUDUKAN BAITUL MAQDIS TERHADAP UMAT ISLAM

Baitul Maqdis dalam akidah umat Islam mempunyai kedudukan yang sangat tinggi. Hal ini sudah disepakati oleh seluruh kaum Muslimin dan seluruh kelompok, mazhab dan aliran-alirannya, dan sudah merupakan ijmak umat dari satu ujung dunia sampai ke ujung dunia yang lain. Maka tidaklah mengherankan apabila seluruh kaum muslimin selalu konsisten dalam membela, ingin sangat (ghairah), melindungi tanah, kehormatan dan kesucian Baitul Maqdis serta mengorbankan jiwa, raga dan harta benda dalam melindungi dan mengusir para penjajah. Kita tidak akan pernah lupa kepada Umar bin al-Khottob r.a pembuka al-Quds, Solahuddin al-Ayyubi Pembebas al-Aqsa, dan ribuan bahkan jutaan umat Islam sepanjang zaman, begitu juga Hamas.

1. BAITUL MAQDIS KIBLAT PERTAMA UMAT ISLAM

Di Madinah terdapat saksi sejarah yang nyata yang menguatkan peristiwa perpindahan kiblat , yaitu Masjid Qiblatain (Masjid dua kiblat) yang mana di situlah kaum muslimin mendirikan satu solat, setengahnya menghadap ke Baitul Maqdis dan setengahnya lagi menghadap ke Ka'bah di Makkah. Sampai sekarang Masjid ini tetap berdiri.

Pemindahan Kiblat ini telah mencetuskan bantahan dan kekisruhan orang-orang Yahudi di Madinah, namun hal ini langsung dijawab di dalam Al Qur'an dengan mengatakan bahwasanya seluruh arah adalah hak Allah dan Dia-lah yang menentukan, Firman Allah swt maksudnya :
"Orang-orang yang kurang akalnya di antara manusia akan berkata: "Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblatnya (Baitul Maqdis) yang dahulunya mereka telah berkiblat kepadanya?",Katakanlah "Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya kejalan yang lurus... dan Kami tidaklah menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan Allah tidak akan mensia-siakan imanmu" (QS,Al-Baqarah:142-143).

Mereka (orang Yahudi) telah berkata: "Sesungguhnya solat-solat kaum Muslimin pada tahun-tahun sebelum ini (sebelum pemindahan kiblat) telah hilang dan sia-sia, karena solat tersebut tidak ditujukan ke arah kiblat yang benar", maka Allah menjawab:
Wama kanallahu liyudi’a imanakum "Dan Allah tidak akan mensia-siakan imanmu" (al-Baqarah) (lmanmu di sini bererti "solat kamu" karena solat tersebut adalah telah dihadapkan ke kiblat yang benar dan diridhoi oleh Allah SWT.


2. BAITUL MAQDIS SEBAGAI NEGERI ISRA' DAN MI'RAJ

Perkara yang kedua terbayang dalam jiwa dan kesadaran kaum muslimin adalah bahwa Allah telah menjadikan Baitul Maqdis sebagai perhentian terakhir perjalanan Isra' di bumi dan permulaan perjalanan Mi'raj ke langit. Iradah Allah SWT telah menghendaki untuk memulai perjalanan Isra' Muhammad di bumi pada malam yang penuh berkat itu dari Masjidil Haram di Mekah. Allah menghendaki akhir terminal perjalanannya di bumi di Masjidil Aqsa. Hal tersebut bukan sesuatu yang kebetulan atau sia-sia, tetapi ia merupakan peraturan Ilahi dan demi hikmat rabbani, yaitu supaya penutup para Rasul, Nabi SAW bertemu dengan para Rasul dan baginda menjadi imam mereka dalam solat. Hal ini merupakan isyarat pemberitahuan tentang pemindahan kepemimpinan agama bagi dunia dari Bani Israel kepada umat yang baru, Rasul yang baru, Kitab yang baru, yaitu umat sedunia, Rasul sedunia dan Kitab sedunia, sebagaimana firman Allah SWT:
Wama arsalnaka illa rahmatan lil’ Alamin.
"Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk menjadi rahmat bagi sekalian alam"

Nas Al-Qur'an telah mengabadikan awal dan akhir perjalanan ini dengan jelas dalam surat yang mengambil nama perjalanan ini sendiri iaitu "Surat Al-Isra' "
"Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkati sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kebesaran Kami"
(Q S, Al-Isra ': 1)

Ayat ini tidak menyebut sifat apa-apa terhadap Masjidil Haram sedangkan ia mengandungi keberkatan-keberkatan dan kemuliaan-kemuliaan, tetapi ayat tersebut hanya menyebut sifat-sifat Masjidil Aqsa dengan perkataan yang Kami berkati. "Yang telah Kami berkati sekelilingnya". Oleh itu, apabila sekeliling masjid ini diberkati, apatah lagi terhadap Masjidil Haram itu sendiri.

Kisah Isra' dan mi'raj adalah kaya dengan tanda-tanda dan isyarat-isyarat yang menunjukkan akan ketinggian kedudukan tempat yang berkat ini, di mana disanalah Malaikat Jibril mengikatkan Buraq yaitu hewan ajaib yang menjadi alat pengangkutan Rasul SAW dari Mekah ke Baitul Maqdis. Buraq tersebut diikatkan oleh Jibril di Sakhrah (bukit batu) hingga Rasul SAW kembali dari perjalanannya yang terakhir yang bermula dari Baitul Maqdis atau Masjidil-Aqsa menuju ke langit yang paling tinggi di Sidratul Muntaha.

Sekiranya perjalanan ke Baitul Maqdis tidak mengandungi suatu hikmah maka adalah sangat memungkinkan untuk Mi'raj dari Makkah ke langit secara langsung, tetapi "perjalanan melalui" tempat suci ini mengandungi suatu maksud dan hikmah yang tinggi, sebagaimana yang telah diisyaratkan oleh Al Qur' an dan Hadis.



Ketika Yesus Dilecehkan

Oleh : Redaksi 05 Mar 2008 - 4:00 pm


Para Pendemo berkumpul diluar gedung BBC, jumat dan Sabtu
Penganut agama manapun pasti tidak senang kalau kesucian agamanya dinodai. Christian Voice-kelompok lobi agama Evangelis di Inggris mengacam akan bertindak sendiri jika aparat penegak hukum di Inggris tidak menindak sebuah acara televisi yang telah melecehkan Yesus dan Bunda Maria.

Christian Voice menilai acara "Jerry Springer: The Opera" sebuah acara musikal yang diadaptasi dari acara televisi AS yang sangat populer di AS, telah melecehkan Kristus dan Perawan Maria. Dalam acara tersebut, Yesus Kristus digambarkan sebagai seorang homoseksual.

Organisasi Kristen Evangelis itu sudah mengajukan gugatan pribadi terhadap pimpinan BBC Mark Thompson dan produsernya Jonathan Today, tapi gugatan itu ditolak di tingkat pengadilan rendah dan tinggi. Gugatan melalui Law Lords-pengadilan tertinggi di Inggris-juga ditolak dengan alasan alasan-alasan hukum yang diajukan pihak Christian Voice tidak kuat.

Penolakan itu membuat Christian Voice marah. "Jelas-jelas Yesus Kristus, Perawan Maria dan Tuhan sedang dilecehkan di atas panggung dan oleh para pekerja televisi bebas dari sanksi hukum, " kata Ketua Christian Voice, Stephen Green.


"Umat Kristen sekarang akan mengambilalih persoalan ini dan akan menanganinya sendiri, " tukas Green.

Kasus ini mencuat bersamaan dengan hangatnya perdebatan mengenai undang-undang untuk kasus-kasus penghinaan. Pemerintah Inggris mengusulkan amandemen Undang-Undang Imigrasi dan Pidana mengganti aturan hukum yang mengatur tentang kasus-kasus penghinaan dan perusakan nama baik. Amandemen ini rencananya akan mulai dibahas minggu depan. (ln/iol/eramuslim)

Link :
- http://news.bbc.co.uk/1/hi/entertainment/tv_and_radio/4161109.stm#
- http://www.christianvoice.org.uk/Press/press024.html

MUNASA IV PERHIMAGI

PERHIMAGI

Pertemuan MUNASA IV di Universitas Trisakti benar-benar harus membuka cakrawala baru bagi kehidupan PERHIMAGI kedepannya lihatlah bagaimana sosok dari PERHIMAGI itu sendiri yang masih kurang hidup. Kita butuh sebuah profesionalisme!!!! Perhimagi semestinya bukan tempat ajang kekuatan suatu dinasti tapi tempat menyatukan segala Visi semua Himpunan Geologi Se-Indonesia. Kita jangan terlalu diam melihat runtuhnya PERHIMAGI itu sendiri. Saat ini perlu adanya bahan bakar baru didalam membentuk PERHIMAGI itu sendiri!!! Tujuan dari perhimagi sendiri yang mengarah kearah Sosial akademis nampaknya hanya isapan jempol saja. Hal itu berani saya katakan karena selama ini PERHIMAGI masih terlalu Cetek (Kecil) Untuk berpikir. Pantas saja Orang-orang tua di IAGI sana masih kurang memanfaatkan dan mengexploistasi PERHIMAGI itu sendiri, karena mereka melihat PERHIMAGI belum terlalu dewasa untuk sebuah pemikiran.


MUNASA IV kemarin hanya mengintikan AD-ART tidak lebih dari itu!!!! Lalu buat apa kita datang dari jauh-jauh kalau hanya itu saja. Tidak ada kita lihat pertukaran informasi sama sekali dan inilah yang membuat pihak Universitas Papua kecewa berat!!! Bayangkan mereka jauh-jauh dari Papua hanya ingin melihat informasi teman-teman geologi dari universitas lainnya di Indonesia tapi kenyataannya nol, tidak ada perubahan sama sekali bahkan lebih hancur. Ini bukanlah kesalahan dari pihak Trisakti tapi adalah kesalahan kita bersama yang selama ini masih menduakan nama PERHIMAGI itu sendiri dan lebih mengutamakan Arogansis sebuah Almamater Universitas!!!
Kalau saja ada kesempatan lebih baik lagi maka kita haru ubah cara pandang PERHIMAGI itu sendiri dan mulai detik ini kita harus mengeksploitasi sebuah Kata PERHIMAGi menjadi Organisasi yang patut diperhitungkan bagi kemajuan bangsa ini. Karena suatu saat bukan tak mungkin orang-orang besar negeri ini akan lahir dari PERHIMAGI.

RAKORWIL PERHIMAGI

RAKORWIL PERHIMAGI Jawa bagian Timur mang kocak habis bayangin aja tuh orang-orang humor kumpul semua disitu!!!! Jadi kerasa bukan rapat!!!! tapi biar begitu Sersan alias serius tapi santai. rakorwil yang diadakan tanggal 7 maret 2008 di Teknik geologi UGM Yogyakarta


itu menghadirkan himpunan geologi dari UPN JOGJA, STT Itenas, IST Akprind, UGM jogja, Universitas Diponegoro semarang dan ITAC surabaya, dari rakorwil tersebut mengagendakan beberapa hal antara lain LPJ pengurus lama (KoREGnya) pembahasan sedikit Ad dan ART dan pemilihan KOREG baru...
Terjadi pemindahan kekuasaan dari UPN yang sebelumnya di pegang oleh mas Leo Ohara kini diteruskan ke Bima UGM!!! Semoga saja PERHIMAGI regional Jawa Bagian timur tetap eksis dan kompak dan jangan lupa Humor segar ... kali-kali aja nanti ada mata kuliah baru GeoHumor!!!!

Selamat Tinggal bang Gito

Gito Rollies Kembali pada-Nya

Katagori : Domestik
Oleh : Redaksi 29 Feb, 08 - 5:00 pm

imageGito Rollies, rocker senior yang belakangan lebih dikenal sebagai dai, menghembuskan napas terakhir kemarin (28/2). Ia wafat saat mendapat perawatan intensif di ruang ICU RS Pondok Indah, Jakarta. Sampai sekitar pukul 21.45 WIB, jenazah masih disemayamkan di rumah duka di Jalan Mabad II No. 18, Rempoa, Ciputat, Tangerang.

Adrie Subono, sahabat Gito, mengatakan bahwa penyanyi yang juga bintang film itu masuk ruang ICU sejak Rabu (27/2). Sebelumnya, Gito sempat ke rumah sakit, namun diperbolehkan pulang. Namun di rumah, anfal dan langsung dilarikan ke ICU. ''Ia mengalami pendarahan,'' kata promotor artis-artis asing ini. Atas kepergian sang sahabat, Adrie mengaku sangat kehilangan.
( simak streaming Kembali Kepadanya ) )

Sahabat lain Gito, Rano Karno, aktor yang kini menduduki kursi Wakil Bupati Tangerang, menuturkan ia menjenguk Gito. "Saya bilang; istirahat dan banyak istighfar. Saat mau shalat maghrib saya dikabari isterinya kalau Gito wafat," ungkap Rano, saat melayat di rumah duka, semalam. Selain Rano, pelayat lain terlihat sejumlah selebriti antara lain Sys NS, Camelia Malik, dan Melly Goeslow.

Sejak mengidap kanker kelenjar getah bening pada 2005, Gito pernah menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Singapura, tiga tahun silam. Hampir tiga kali dalam sepekan, musisi bernama asli Bangun Sugito ini harus menjalani kemoterapi.

Sejak saat itu, ia nyaris absen dari pentas hiburan di Tanah Air. Baru pada 2007, dia meluncurkan album ''Kembali pada-Nya''. Sebuah album religi yang judulnya menjadi jalan hidupnya kini.

Pada ulang tahunnya ke-60, November 2007, Gito muncul di depan umum dan tampak segar. Bukan sebagai penyanyi, melainkan untuk berdakwah di hadapan jamaah masjid di kawasan Cinere, Depok.

Kegiatan utama Gito belakangan memang berdakwah. Namun, baginya, dakwah bukanlah profesi. ''Profesi saya, ya, menyanyi. Melalui nyanyian, saya mengajak siapa saja untuk lebih mengenal rahman dan rahim-Nya.'' Bintang film Kereta Api Terakhir itu tampil terakhir kali di depan publik pada awal Februari ini. Saat itu, lelaki kelahiran Biak, Papua, 1 November 1947, itu tampil berkursi roda membacakan puisi karya Ketua Umum PP MUhammadiyah, Din Syamsuddin, dalam Konser Gerak Hijrah Bermarwah di Jakarta.

(akb )

SELAMAT JALAN KANG GITO...
imageKetika saya mendengar berita wafatnya Gito Rollies melalui pengumuman yang disampaikan Eko Patrio dalam acara Superstar di Indosiar malam ini, saya sama sekali tidak kaget karena [29:57] Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. Lagipula sekitar 2 tahun yang lalu Gito Rollies memang sudah divonis terkena Kanker getah bening dan terlihat kondisinya makin lama makin menurun. Saya juga tidak begitu takjub ketika melihat reaksinya menghadapi penyakit tersebut :”Hilang sudah kesombongan dan keangkuhan saya selama ini, penyakit ini saya terima untuk menggugurkan dosa-dosa yang telah saya perbuat.”, demikian kurang lebih tanggapannya beberapa tahun yang lalu.

Sosok Gito Rollies selalu menjadi idola yang menginspirasikan saya, baik ketika dia berlaku ‘urakan’ sebagai rocker ditahun 70’an, maupun ketika berobah total menjadi seorang insan yang bertaubat dan berusaha mendekatkan dirinya kepada Allah. Saya ingat ketika ‘masa-masa jahiliyah’ saya dulu di SMA dan perguruan tinggi, saat saya meniru-niru gaya kelompok musik The Rollies yang jantan, macho dan sangar di atas panggung, lengkap dengan atribut kaos buntung dan sarung-tangan berpaku. Lagak bicara sok cuek dan seenaknya seolah tidak ada yang bisa membatasi. Celakanya lagak dan gaya tersebut tidak saya pakai ketika saya bermusik karena memang saya tidak bisa main musik, tapi dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

imageSekitar tahun 2001, saat itu saya mengajak istri dan anak-anak jalan dan berolah-raga minggu pagi di Senayan, kami melihat Gito Rollies keluar dari lapangan softball, kelihatannya dia barusan selesai memberikan ceramah disana, gayanya sangat berbeda, pakai baju ‘Pakistani’ dan menenteng rangsel kain, pakai kopiah Turki dan berjanggut. Selanjutnya inipun menginspirasikan saya untuk berbuat serupa, saya juga mulai memelihara janggut dan mulai sering memakai baju muslim (katanya), kadang berbaju taqwa, dilain waktu memakai baju gamis dan itu saya pakai dalam setiap keadaan, baik ketika ke mesjid maupun jalan-jalan di mall. Saya pernah membaca wawancaranya ketika Gito ditanya mengapa memakai pakaian model demikian dan dia menjawab bahwa itu bisa berfungsi sebagai ‘pagar’ atau ‘tembok’ agar dia tidak gampang kembali kejalannya yang sesat dahulu. Itupun bisa saya terima ketika saya melakukan hal yang sama, memang terasa sangat berat untuk mendekati kemaksiatan atau kelakuan yang ‘aneh-aneh’ ketika saya mengenakan baju tersebut.

Bagaimana cara kita memberikan penilaian terhadap jalan hidup Gito Rollies yang berliku tersebut..??, Seorang mualaf kulit putih di Amerika Serikat mengungkapkan penafsiran tentang kehidupan sesuai apa yang diajarkan Al-Qur’an :



“Kita sudah melihat bagaimana Al-Qur’an menggaris-bawahi kemampuan belajar manusia dan nilai pelajaran dalam pertumbuhan moral spiritual manusia. Bahwa manusia akan khilaf dalam memilih, memang tidak bisa dielakkan. Akan tetapi Tuhan, menurut Al-Qur’an, TIDAK MENGHARAPKAN KITA MENJADI SEMPURNA. Sebagai gantinya, Dia menganugerahi kita dengan kemampuan untuk belajar dan mengambil hikmah dari kekeliruan-kekeliruan kita. Al-Qur’an mengingatkan tentang bahaya dosa, tapi juga menjelaskan bahwa jika seseorang menyadari kesalahan-kesalahannya, bertobat dan beriman dan kemudian beramal saleh, maka Tuhan akan mengubah amal-amal destruktif yang telah dilakukannya menjadi menguntungkan :

[25:70] kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

(Bahkan Malaikatpun Bertanya, Jeffrey Lang, PT. Serambi Ilmu Semesta)

Dengan tulus tentu saja saya berdo’a agar Gito Rollies telah mengakhiri hidup ini dengan ‘khusnul khatimah’ – menjalani akhir yang baik – dan ketika dia berpindah kepada kehidupan berikut, semua dosa-dosanya ‘sudah dibereskan’ di dunia ini, dan apa yang dibawanya semata-mata hanyalah pahala yang bisa diterima disisi Allah. Entah terinspirasi atau tidak, akhir-akhir ini saya juga sering meminta dan berdo’a kepada Allah disetiap waktu, agar apapun dosa yang telah saya lakukan cukuplah Allah menyelesaikannya di dunia ini saja, apapun cara yang akan ditimpakan Tuhan buat saya, tentunya tidak lupa saya juga meminta agar Allah melimpahkan kekuatan buat saya untuk menghadapi ‘proses penghapusan dosa’ tersebut dengan tabah dan sabar, karena itu hanya bisa saya lakukan semata-mata atas pertolongan-Nya. Saya juga berharap ketika waktunya sudah sampai kelak, yang tinggal hanyalah amal baik dan pahala yang bisa diterima Allah, itulah bekal yang saya bawa kepada kehidupan berikut.

Apa yang harus kita ucapkan atas kepergian Gito Rollies..?? kita biasanya mengucapkan :’Selamat jalan Kang Gito…” Islam mengajarkan kalimat yang indah untuk mengantarkan kepergian seseorang menuju Tuhannya :

"Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun”
(Sesungguhnya kita adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kita kembali…)

archa


BELAJAR DARI KANG GITO
imageSiapa yang tidak kenal kang Gito Rollies ?, eksistensinya di dunia musik Indonesia yang begitu lama, sejak tahun 70’ an sampai sekarang membuat dia dikenal oleh lintas generasi, baik kaum bapak-bapak dan ibu-ibu (yang ditahun 70’ an masih menjadi kawula muda dan akrab dengan musik the Rolies, musik anak muda pada waktu itu) maupun para ABG jaman milenium sekarang sekalipun image ‘sang maestro’ tersebut sudah agak bergeser kepada sosok yang akrab dengan simbol-simbol agama Islam.

Pada mulanya, wajarnya anak muda yang punya energi berlebih, kang Gito ditahun 70’an ikut arus pergaulan, bahkan dalam beberapa hal malah menjadi simbol dari ‘gaya’ anak muda pada waktu itu, pakaian kucel dan celana jean belel ala hippies, hidup diisi dengan pesta pora dikelilingi wanita-wanita cantik, bahkan mabuk dan ‘ngeboat’ dijalaninya sebagai kegiatan sehari-hari. Kalau kita berimajinasi, seandainya kang Gito ‘konsisten’ dengan gaya hidupnya sampai sekarang, terbayang gambaran laki-laki setengah baya, lima puluhan dengan rambut keriting gondrong acak-acakan, pakai anting ditelinga kiri, umumnya selalu mengenakan baju kaos buntung memperlihatkan tato ‘metal’ dibahu. Walaupun muka sudah tergurat raut ketuaan, namun cara berbicara masih tidak kalah dengan ABG, banyak pakai bahasa gaul dan sedikit agak teler. Kalau lagi manggung terbayang gerakan-gerakan energik, loncat dan berlari dari satu ujung panggung ke ujung yang lain, sambil sesekali berteriak ‘memanasi’ penonton.

imageNamun sosok kang Gito yang kita lihat sekarang benar-benar diluar perkiraan, hampir tidak pernah kita lihat dia tidak memakai baju gamis Arab, atau model ‘Pakistani’, kopiah putih dikepala yang berambut pendek, kadang-kadang menenteng tas kain sederhana, berjenggot panjang dan sebagian sudah terlihat memutih. Bicarapun sudah tidak meledak-ledak, agak kalem, bahkan sering nyeletuk ‘ subhanallah, masya Allah, astaghfirullah’, Dan kalau lagi manggung menyanyikan lagu, lebih sering yang bernuansa ke-Islaman bahkan tidak jarang dilantunkan sambil menangis.

Ketika ditanya mengapa dia sekarang selalu bergaya ‘sangat Islami’ dan cenderung memperlihatkan simbol-simbol ‘yang kebanyakan merupakan budaya Arab, bukan suatu hal yang prinsipil dalam ajaran Islam’, menarik sekali jawabannya. Kang Gito berkisah ketika pada saat hatinya terbuka terhadap ajaran Islam, dia sebenarnya sudah mulai mengurangi kebiasaan-kebiasaan maksiatnya. Dia sudah jarang pergi ke pesta-pesta urakan, mengurangi minum-minum dan bermabok-mabokan dan ‘ngedrug’. Namun lingkungan pergaulannya yang sudah dijalaninya bertahun-tahun tidak serta merta memahami hal tersebut, selalu saja ada ajakan untuk kembali ‘tercebur’ baik datangnya dari teman yang tidak mengetahui perubahan pada dirinya maupun yang sudah tahu tapi beranggapan ini hanya ‘angin surga’ sementara. Ketika kang Gito memutuskan untuk merubah gaya pakaiannya termasuk memelihara jenggot, maka dia merasa seperti mempunyai ‘benteng’ dengan identitas barunya itu. Teman-temannya mulai segan mengajak kepada hal-hal buruk yang dulunya lumrah mereka lakukan bersama-sama, dia betul-betul merasa terlindungi. Rupanya baju gamis, pakistani, peci putih dan jenggot, secara psikologis tidak sinkron dengan kemaksiatan.

Memang kelihatan agak aneh, kalau misalnya kita melihat seorang laki-laki berbaju gamis, pakai sorban dan berjenggot ‘gaya’ ustadz Abu Bakar Baasyir, mondar mandir keluar masuk tempat-tempat maksiat di Lokasari, Mangga Besar misalnya. Sekalipun mungkin bukan bermaksud hendak melakukan maksiat, namun pastilah timbul pertanyaan dibenak pelacur maupun germo yang mangkal disana : “pakai sorban koq kesini?”. Bahkan bagi pihak yang berpakaian simbol-simbol itupun akan berpikir seribu kali untuk pergi mendekati tempat maksiat, minimal mungkin akan mengganti pakaiannya dengan pantalon, kemeja, dasi atau jas gaya Eropa, karena memang pakaian tersebut terlihat ‘nyambung' dengan tempat-tempat seperti itu. Ada pengalaman seorang teman ketika melakukan jamuan bisnis, mengajak relasinya ke sebuah karaoke. Kebetulan teman tersebut belum sempat bercukur sehingga wajahnya dihiasi jenggot agak panjang. Seperti biasa di ‘karaoke room’ mereka memesan perempuan penghibur untuk menemani dan pertanyaan pertama yang diterimanya dari perempuan penghibur tersebut adalah : “ Bapak punya jenggot koq mainnya di karaoke?”

Seribu empat ratus tahun yang lalu, Rasulullah berkata kepada para sahabat :”Hendaklah kamu memelihara jenggot”, disitu Rasul yang ummi sebenarnya berbicara tentang hal yang sangat besar, memproklamirkan suatu identitas yang secara psikologis akan memisahkan umat dari perbuatan yang dilarang ajaran Islam. Disitu Rasulullah menciptakan ‘benteng yang tidak terlihat’ yang bisa dipakai umat untuk menjaga dirinya dari ketersesatan.

Demikianlah seharusnya kita memandang ajaran-ajaran Islam, kita sebaiknya berpikir melihat sisi positifnya dan mampu memanfaatkan ajaran tersebut menjadi sesuatu yang menunjang kegiatan beragama kita. Tidak seharusnya umat Islam ‘yang sudah maju’ berpikiran apriori , seolah-olah simbol-simbol Islam tersebut adalah gambaran dari cara berpikir sempit dan ketinggalan jaman, lebih merupakan budaya Arab, tidak sesuai lagi dengan tata pergaulan modern, dan yang lebih aneh lagi, ketika kita merubah ‘baju’ dari gamis dan sorban kepada kemeja, jas dan dasi, sebenarnya kita cuma berpindah dari suatu simbol ke simbol yang lain., yang belum tentu bisa menggambarkan terpisahnya kesalehan dan kemaksiatan.

Memang dengan menunjukan identitas ke-Islaman, kita bisa tergelincir kepada ria, pamer bahkan sampai dipakai untuk menipu calon mertua misalnya (supaya kelihatan orang baik-baik), namun tentunya semuanya berpulang kepada diri masing-masing, untuk itu kita bisa belajar dari kang Gito, memakai simbol-simbol Islam ternyata membuat dia bisa selamat, kalau tidak hari ini kita masih melihat Gito Rollies sebagai seorang penyanyi urakan, berlompat-lompatan dipanggung seperti orang kesurupan, lupa bahwa umur makin tua, makin dekat ke batas akhir.


image - image
Dengarkan Nasyidnya duet bersama Opick


image - image

Anders Botter terusik. Pemuda Denmark ini bukanlah seorang Muslim. Namun penerbitan kembali kartun Nabi Muhammad di 17 surat kabar Denmark membuat hatinya tergerak lalu mengungkapkan empatinya kepada Muslim. Ucapan ''Maaf, Muhammad'' ia tuliskan di blog Facebook.

''Sebagai seorang warga Denmark biasa, tujuan saya dengan Facebook ini adalah untuk mengungkapkan kata maaf kepada semua Muslim di seluruh dunia yang merasa diserang oleh kartun Nabi Muhammad,'' kata Botter dalam dialog live dengan Islam Online.

Tujuan pemuda berusia 27 tahun ini menuliskan ''Undskyld Muhammed'' yang berarti ''Maaf, Muhammad'' adalah untuk membangun sebuah perdebatan konstruktif mengenai kebebasan berekspresi di Denmark, sebuah negara sekuler dan demokratik.

Botter mengatakan dirinya seratus persen mendukung adanya kebebasan berekspresi. Namun kebebasan itu juga mestinya menghormati pandangan religius dan perasaan orang lain. Meski, Denmark merupakan negara sekuler. ''Agama baru'' bagi masyarkat Denmark, kata Botter, adalah demokrsi dan kebebasan berekspresi. ''Namun apapun alasannya, saya pikir merupakan keputusan yang sangat tidak tepat menerbitkan kembali kartun itu. Keputusan itu sangat mengecewakan,'' tegasnya.

menyatakan mestinya para pemimpin redaksi dari surat kabar tersebut berpikir bijak. Mereka harusnya mempelajari respons atas penerbitan kartun yang sebelumnya dilakukan Jyllands Posten yang menuai protes massal di negara-negara Islam. Menurut Botter, dengan kata ''Maaf, Muhammad'' di Facebook ia ingin membidani lahirnya keragaman dan perspektif baru dalam perdebatan kebebasan berekspresi. Debat semacam itu, membantu menggerus fundamentlisme dan ekstremisme di kedua belah pihak.

Botter mengungkapkan, beragam respons memang kemudian mencuat. ''Sebagian besar memberi dukungan inisiatif positif ini. Dan lebih penting lagi, ini akan menunjukkan kepada dunia Islam untuk melihat tak semua warga Denmark mendukung penerbitan kartun itu,'' tegasnya.

Sebaliknya, catat Botter, ini juga menjadi sebuah kesempatan bagi warga Denmark untuk melihat bahwa tidak semua Muslim radikal. Tak semua Muslim juga menjadi kelompok atau orang-orang yang menentang kebebasan berekspresi dan demokrasi.

Kata Botter, orang-orang Denmark yang sangat kuat mendukung hak 17 surat kabar itu menerbitkan kembali kartun Nabi Muhammad, juga adalah orang-orang yang mengirimkan surat bernada kebencian dan ancaman agar ia diam. ''Bagaimanapun, saya bisa dengan gembira memberitahukan Anda bahwa setiap saat saya menerima satu surat elektronik bernuansa kebencian. Namun saya juga dapatkan 25 surat dukungan. Saya sangat bahagia. Saya tak akan diam dengan beragam ancaman yang datang,'' kata Botter. fer/RioL


Publikasi Cartoon Pelecehan dibarengi Perayaan Valentine DI Indonesia, dengan Membagi bagikan Gatis... oleh berberapa aktivis perempuan. sebuah rekayasa kebetulan yang Ternang Benderang

 
Copyright  © 2007 | Design by uniQue             Powered by    Login to Blogger